Ikuti 7 Cara Mengatur Keuangan ala Raditya Dika Biar Anda Gak Miskin Pas Tua

1. Beli barang untuk menyenangkan diri sendiri, bukan orang lain

Beli sesuatu yang memang kamu butuhkan. Yang membuatmu merasa senang, meskipun harganya murah.

Bukan membeli semata-mata untuk kepuasan orang lain, sehingga pengeluaranmu bisa terkontrol.

2. Pemasukan harus lebih besar daripada pengeluaran

Siapa yang sering kali mengalami pasak lebih besar daripada tiang? Sehemat-hematnya kamu, pasti pernah mengalami hal ini. Sesekali tak apa, sebab terkadang ada saja pengeluaran mendadak.

Jadikan ini sebagai pelajaran. Kamu harus mampu mengatur keuangan agar pemasukan lebih besar dibanding pengeluaran. Bila gaji yang kamu terima pas-pasan, berarti pengeluaran ditekan.

3. Gunakan uang tunai untuk bertransaksi

Sebetulnya, transaksi menggunakan uang tunai cukup membantu dalam mengelola keluangan. Kamu akan berpikir dua kali saat ingin membeli sesuatu.

Rasanya tidak rela uang yang susah payah didapat, habis begitu saja apalagi buat belanja barang yang tidak kamu butuhkan. Uang tunai bisa mencegahmu dari perilaku konsumtif.

4. Mulai investasi di usia dini

Investasi sekarang ini banyak pilihan instrumennya. Mau yang risiko rendah, seperti reksadana, emas, surat utang negara, bahkan sampai risiko tinggi juga ada, di antaranya investasi saham.

Modal investasi juga gak perlu besar. Zaman now, modal investasi ada yang receh. Mulai dari 500 perak, seperti investasi emas online, reksadana mulai dari Rp 100 ribu, dan lainnya.

5. Tingkatkan pemasukan

Biaya hidup zaman sekarang makin mahal dan banyak. Jadi, jangan mengandalkan gaji saja. Cari penghasilan tambahan. “Jual keterampilan dan keahlian” kamu.

6. Hindari berutang maupun mengutangi

Hidup tanpa utang kedengarannya agak mustahil. Tetapi sebenarnya bisa kok asalkan keuanganmu tidak besar pasak daripada tiang.

Caranya hanya dua. Pangkas pengeluaran atau tingkatkan penghasilan agar hidupmu tidak terbebani utang. Pun dengan memberi utang.

Wong gaji sudah minim, hidup serba hemat, tidak usahlah memberi utang kepada orang lain. Daripada kamu sendiri nanti yang ribet menagih.

Mending kalau dibayar. Jika lari dari kewajiban membayar utang, kamu yang buntung. Saat terdesak butuh uang, menagih utang, malah amsyong.

7. Pertimbangkan kegunaan barang

Mau membeli barang? Boleh-boleh saja, tapi pertimbangkan kegunaan barang tersebut. Apakah barang tersebut sering dipakai nantinya atau cuma menjadi pajangan di ruang tamu saja?

Sayang kan kalau mubazir. Apalagi jika harga barang itu mahal. Jadi beli barang yang memberi manfaat. Perhatikan pula kualitasnya, supaya awet.

Sumber : cermati.com

Published
Categorized as Tips

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *