5 Ajaran Investasi dari Rasulullah yang harus Anda Ketahui

Laju inflasi yang tak terbendung lagi mengharuskan kita untuk berinvestasi. Investasi juga tak harus besar, asalkan konsisten.

Lebih dari itu, bagi seorang muslim, bentuk investasi juga harus baik menurut Al Quran dan Hadist.

Apa saja bentuk investasi menurut Al Quran dan Hadist?

Berikut ini adalah 5 Ajaran Investasi dari Rasulullah :

1. Lahan dan properti

Anda bisa menyewakan lahan perkebunan, sawah dan lahan dengan sistem bagi hasil. Hal ini sebagaimana dilakukan Nabi Muhammad kepada umat Yahudi.

Dalam Hadits HR Bukhori Nomor 2329 dan Muslim Nomor 1551 dijelaskan bahwa Rasulullah menyerahkan kebun kurma dan ladang daerah Khaibar kepada bangsa Yahudi.

Mereka menggarapnya dengan biaya sendiri. Adapun perjanjiannya, Rasulullah mendapatkan setengah dari hasil panennya.

Jangan dikira Nabi Muhammad Saw tidak tahu properti. Pada zamannya, Baginda Rasulullah Saw sudah menyerahkan ladang daerah Khaibar untuk dikelola orang Yahudi. Hanya saja, namanya bukan properti.

Ingat, tanah adalah bagian dari properti. Jika sistemnya sekarang sewa dengan angka, misalnya sewa tanah, ruko, pertokoan, kos-kosan dan lain sebagainya, maka menurut Islam sebagaimana diajarkan Nabi Muhammad bentuknya diserahkan kepada orang.

Hasilnya, 50 persen untuk Nabi selaku pemilik dan 50 persen lagi untuk orang yang mengelola, termasuk dibebankan biaya operasional.

2. Investasi Emas

Invetasi emas dalam Islam diperbolehkan, lantaran emas merupakan patokan. Namun, berinvestasi di sini tidak bisa jangka pendek, tapi jangka panjang.

Belilah emas batangan, kemudian jika harga emas naik, Anda bisa menjualnya. Namun, investasi butuh kecermatan, ketelitian dan kesabaran seperti menabung.

3. Bisnis

Usaha, bisnis atau berdagang adalah satu-satunya investasi terbaik sepanjang masa untuk saat ini, maupun masa depan. Nabi Muhammad SAW adalah contoh terbaik untuk hal ini.

Mulai dari bisnis kecil-kecilan di Mekkah, Rasulullah menjadi orang sukses nan kaya raya pada zamannya.

Beliau kulakan barang di pasar, kemudian dijual di pasar yang lain. Berbekal keuletan, kejujuran, dan kerja keras, beliau pun meraih kesuksesan.

4. Ternak Hewan

Rasulullah adalah penggembala kambing. Nah, di Indonesia, ternak sapi cukup menggiurkan. Keuntungan berternak adalah tidak termakan inflasi, untung banyak dan bisa menjadi invetasi terbaik saat ini untuk masa depan Anda.

5. Sedekah

QS Al Baqarah: 261 menyebutkan, “Orang yang menginfakkan harta di jalan Allah, seperti sebutir biji yang menumbuhkan 70 tangkai pada setiap tangkainya terdapat 100 biji. Allah melipatgandakan kepada siapa saja yang Dia kehendaki, Allah Maha Luas dan Maha Mengetahui.”

Dalam pandangan Islam, jelas disebutkan dalam Al Quran, Allah akan melipat gandakan rezeki seseorang dengan memberikan sedekah atau sodaqoh.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *